Trademark Indonesia: Pahami Hak Paten agar Ide Produk Tak Gampang Ditiru

Merek dagang dan konsep perlindungan merek dagang telah ada selama ribuan tahun sejak zaman Kekaisaran Romawi ketika pandai besi akan menghiasi pedang yang mereka buat dengan simbol khusus. Merek dagang ditempelkan pada produk jadi untuk mengidentifikasi pengrajin atau toko yang berasal.

Merek dagang telah berkembang pesat sejak saat itu dan sekarang dapat terdiri dari hampir semua jenis fitur pengenal yang menandakan atau mengidentifikasi orang atau perusahaan yang membuat, menjual, atau memasarkan produk atau layanan tertentu.

Merek dagang dapat terdiri dari satu Trademark Indonesia atau kombinasi fitur pengenal termasuk tetapi tidak terbatas pada hal-hal berikut:

Nama
Kata
Frase
Logo
Simbol
Warna
Aroma
Desain
Gambar

Merek dagang tidak hanya berfungsi untuk mengidentifikasi produsen atau penjual produk atau layanan tertentu tetapi juga berfungsi untuk membedakan barang dari produk serupa yang diproduksi oleh pesaing. Merek dagang dapat dimiliki oleh individu, bisnis, atau badan hukum lainnya dan dianggap sebagai Kekayaan Intelektual. Mereka juga dapat dijual, disewakan atau dilisensikan kepada pihak luar tetapi juga harus “aktif” agar dianggap dilindungi.

Perlindungan merek dagang berlaku untuk simbol, logo, desain yang terdaftar dan tidak terdaftar, dll. Misalnya, jika perusahaan telah menjual produk dengan nama merek yang berbeda untuk jangka waktu tertentu tanpa mendaftarkan nama itu ke kantor merek nasional atau negara bagian mungkin masih diberikan perlindungan merek dagang untuk nama itu dan dapat mencari serta mendapatkan ganti rugi atas pelanggaran apa pun.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *